Ko ga pacaran? Cowo bule kan ganteng

Pertanyaan yang pasti muncul setiap kali aku ke Indonesia dan rasanya ini salah satu pertanyaan yang paling sering di tanya, adalah: “Nisa punya pacar ga?”

Dan jawaban aku selalu sama: “Ga punya.” Dan ini juga ga akan berubah. Dulu kalau ditanya “Kenapa?” aku biasanya jawab “Karena ga mau.”

Aku masih ingat banget hari kedua SMA di Indonesia aku ditanya apa aku punya pacar. Ketika di bilangin “Engga punya dan ga mau”, komentar pertama dari salah satu teman kelas adalah “Pasti  ga di bolehin sama Mama ya.” Mamaku ga pernah melarang aku pacaran dan jujur itu tidak pernah menjadi bahasan kita. Sejak kecil aku tau bahwa aku ga mau pacaran walaupun orangtuaku ga pernah ngelarang. Kenapa bisa begitu? Padahal aku besar dalam masyarakat dimana berpacaran dianggap sesuatu yang biasa, dimana perempuan dan lelaki (yang bukan mahram) tinggal bersama tanpa menikah tidak menjadi masalah. Dalam keluarga jermanku pun banyak saudara yang tinggal bersama pacarnya. Selain papaku semua yang pernah menikah sudah cerai. (Aku baru sadar keluarga ini diliat dari sudut pandang islami agak kacau ya…)

Tapi yang menjadi contoh utamaku adalah orangtuaku. Sebelum mereka menikah mereka ga pernah pacaran. Papaku yang dulu bukan muslim pun jomblo sampai ketemu Mamah. Sebenarnya dulu aku ga tau dengan yakin apa mereka pernah pacaran, apa pernah ada perempuan atau laki-laki lain dalam hidupnya sebelum mereka ketemu. Tapi aku juga ga pernah mikirin hal itu. Baru pas aku udah agak gede kira-kira umur SMP aku menanyakan kepada mereka. Dan ternyata benar, sebelum mereka kenalan, mereka ga pernah punya pacar –Cinta pertama dan terakhir- (Amin!)

Kisah orangtua menjadi inspirais utamaku. Karena itu aku selalu meyakini bahwa cinta sejati itu ada. Dan tidak perlu mencarinya dengan sia-sia, menghabiskan waktu, tenaga, dengan mengalami sakit hati, cemburuan atau rasa iri melihat orang lain bersenang-senang dengan pacarnya.

lovem
My inspiration ♥

Intinya orang tua punya peran penting dalam hidup dan berkembangan anak. Jadi para calon ayah dan ibu: Kalau kalian mau anak-anak kalian menjadi benar (maksudnya baik dan sholeh) contohkan yang baik dan mulailah dari sekarang. Karena anakmu akan menanyakan masa lalumu dan dia akan menggambil contoh darinya.

Lain kali ketika aku ditanya soal pacar dan aku jawab aku ga punya, ga pernah punya dan ga mau punya pacar ada yang berkomentar semamcem: “Nisa kan tinggal di Jerman. Ko ga pacaran? Cowo bule kan ganteng.” Lah, terus kenapa? Emang kalau ada cowo ganteng tiba-tiba berubah pendapat dan setuju dengan yang namanya pacaran? Mau seganteng Adipati Koesmadji, selucu Lee Seoung Gi (yang suka K-Drama kali tau), secakep Callan McAuliffe (Ga tau McAuliffe? Baca film review “Flipped”, see below), sekeren Jonas Nay (aktor jerman), sepinter Stephen Hawkins, aku ga peduli.

Ga mau pacaran bukan tergantung orang ganteng atau tidak, ga berhubungan sama sifat atau sikap orang tapi, prinsip. Allah kan bukan melarang pacaran sama orang jelek. Sejelek apapun atau seganteng apapun semua itu ciptaan dan ketentuan Allah. Dalam memilih pasangan kan banyak hal yang jauh lebih penting selain sisi fisik.

muslim-couple
Pacaran boleh tapi nikah dulu yaa

Kalau punya suara merdu dan ngajinya sebagus Muhammad Taha Al-Junayd, boleh deh. Boleh pacaran kalau sudah menjadi suami.

Jadi perintah dan larangan Allah itu lebih penting dari pada nafsu kita. Mungkin kadang itu terasa sulit apalagi kalau melihat semua orang di sekitar, teman-teman, saudara bersenang-senang dengan pacarnya. Tapi ingat Allah melebihi cinta  manusia. Masa cinta kita kepada manusia melibihi cinta kita kepada Nya sampai melewati aturannya?

Pernah ada teman yang cerita bahwa kakanya selalu berdoa kepada Allah untuk mendapat suami ganteng, dengan mata hijau dan beberapa sifat lain yang aku ga ingat. Tapi dia ga pernah cerita ke siapapun. Sekarang dia sudah menikah dan suaminya memenuhi persis apa yang dia minta kepada Allah. Subhanallah. Keren banget kan. Jadi jangan banyak-banyak naksir cowo (atau cewe) karena ganteng (atau cantik), lucu atau apalah, mending minta kepada Allah. Nanti kamu akan dapat apa yang kamu inginkan dan apa yang kamu butuhkan.

quran-30-21-and-among-his-signs1
Marry for a reason- the right reason – Marry for Allah!

“And one of His signs is that He created spouses for you of yourselves that you may find rest in them, and He put between you love and compassion. Verily in that are signs for people who reflect.”

[Ar Rum: 21]

 

Advertisements

4 thoughts on “Ko ga pacaran? Cowo bule kan ganteng

    1. Maksudnya ngerugiin?
      Mengenal calon pasangan sblm menikah itu sesuatu yang sangat di sarankan dalam Islam maka sebaiknya ta´aruf dulu utk membahas semua hal yg penting agar bisa membangun rumah tangga samawa. Hanya ada bbrp syarat dalam proses perkenalan, ga sebebas pacaran, agar terjaga kehormatan dua pihak dan menghindar dari maksiat.

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s