Dia ko lucu

Satu cerita lucu dimana “lucu” adalah kata utama. Why? Just read:

Ini mungkin bisa dibilang pengalaman pertamaku dengan “rasa suka”. Ketika kelas 1 SD. No, bukan aku yang suka. Sebaliknya, ada yang suka… iya sama aku (sampai hari ini aku ga ngerti gimana itu bisa terjadi.) Jadi gini, tiap hari pulang sekolah aku ke semacam childcare. Di SD aku ada tawaran untuk anak-anak pulang sekolah bisa dititip untuk bermain atau mengerjakan tugas kalau orang tuanya berkerja atau hanya biar anaknya ada kegiatan. Suatu hari ketika kita, aku dan teman-temanku lagi bergambar, ada kaka kelas yang duduk di meja sebrang, dan tiba-tiba dia bilang bahwa dia suka sama aku. Damdamdam! Mungkin juga ga tiba-tiba, jujur aku ga ingat persis. Ada bayangan buram dimana ada surat cinta dan… tapi aku ga yakin. Daripada cerita yang hoax mending dicertain yang benar aja. Pokoknya dia bilang itu secara semua orang dalam ruanganya bisa dengar. Lalu reaksi aku gimana? Mau tau? Aku hanya diam. Aku ga menggerubris perkataan dia. Nah guru aku yang negur: “Annisa gimana sih? Dia baru aja bilang dia suka sama kamu dan kamu diam aja?” (Kalau orang jerman ngomong pakai nya “aku-kamu” ga pakai nama orang ketiga). Karena aku merasa terpaksa untuk jawab dan ga sopan kalau ga jawab pertanyaan guru aku, secara sederhana aku bilang: “Dia ko lucu.” Dan “lucu” disini bukan bermaksud cute tapi lucu seperti funny. Maksud aku sebenarnya aneh. Tapi karena aku ga mau nyakitin orang aku bilang lucu. Reaksi guruku: “Yah dia  menyatakan cintanya dan kamu cuma bilang dia lucu (di baca: aneh).” Aku ga jawab lagi, tapi dalam diam berpikir: “Ngapain kecil gini udah mikirin hal rumit kaya cinta.” Dan ini ga bohong. Aku ga ngerti banget kenapa dia bisa kaya gitu. Dalam otak aku ga ada pikiran “Aku suka sama si dia, si ini, si itu.”

Kalau teman-teman masa SD ceritakan kepadaku bahwa mereka suka sama cowo ini, itu aku hanya bisa senyum kepada mereka sambil berpikir: “Ah ribet banget lo mikirin cowo segala. Untuk apa coba?” (Hanya aku mikirnya pakai Bahasa Jerman.) Sampai ada yang kelas 3, 4 SD sudah pacaran. Pernah pas lagi jalan pulang sama dua atau tiga kerabatku mereka ngomongin siapa bisa dipacarin sama siapa. Aku hanya diem mendengarkannya. Sampai salah satu mengatakan: “Nisa cocok sama siapa ya?” Lalu nanya ke aku “Nisa suka sama siapa?” Dan aku bilang “Ga suka sama siapa-siapa. Cowo bodoh semua.” Sejak SD sampai…sampai sekarang ga suka main sama cowo. (Tapi aku udah sadar bahwa cowo bukan bodoh, bukan semua.) Terakhir ada teman cowo main ke rumah itu kelas 4 SD dan itu hanya sekali terjadi sejak aku masuk sekolah (yang aku ingat sih). Bukan karena orang tua aku melarangku main sama cowo, aku sendiri yang ga mau.

boygirl2
At first glance this may seem cute to most people but looking ahead walking on a rail track becomes really dangerous. When you realize the train it may be too lait to stop it. Do you want your kids to play there?

Mungkin ini keliatan agak ekstrim, keterlaluan, anak kecil ga mau main sama teman laki-lakinya. Yah misalkan kalian punya anak perempuan yang suka main sama teman-teman  cowo ga masalah ko. Hanya satu hal: Kalau mereka udah dekat, bahkan menjadi sahabat, susah sekali untuk melepas ketika mereka sudah gede dan sebaiknya tidak sering main atau mengobrol pun dengan lelaki yang bukan mahramnya kecuali  dalam hal penting. Ini juga berguna untuk sebaliknya, anak laki-laki yang punya sahabat perempuan. I mean kalian semua tau cerita-cerita dimana ada anak perempuan dan laki-laki yang cuma sahabatan, mungkin sejak mereka kecil, tapi lama-lama muncul rasa suka. Itu tidak harus terjadi tapi ini sering terjadi. Selain itu ada banyak dampak lain yang bisa muncul kalau cowo lebih suka main sama cewe atau cewe lebih suka main sama cowo. Tapi itu beda cerita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s